Kamis, 10 November 2011

Ijab Kabul dalam Bahasa Arab

Impian gw saat menikah nanti adalah pengucapan ijab kabul dalam bahasa arab. Aneh ya? Ga aneh kan? Biasa aja kan? *maksa*
Simple, rasanya lebih sakral aja. Lebih meresap ke sanubari, tsaahh…
Semua doa yang kita ucapkan dalam bahasa arab. Doa makan, selesai makan, sebelum tidur, bangun tidur, banyaakkk.. doa kita setiap hari kebanyakan dalam bahasa arab. Kecuali kalau kita berdoa sambil curhat yaa, susah kali klo pakai bahasa arab hahaha..
Jadi, ga salah dong klo gw punya impian ijab kabul dalam bahasa arab.. bukankah itu termasuk doa? :)
Bahkan doa menuju kehidupan baru kuuu, aaaww takuutt *ga jelas*
Baiklah, karena di sekolah tidak pernah diajarkan pengucapan ijab kabul dalam bahasa arab, iseng-iseng gw search google dan menemukan tata cara dan pengucapannya, hurray!
Ini dia:
Dalam ijab dan qobul pernikahan, seringnya penghulu (atau siapapun yang mengakadkan) memakai tambahan-tambahan yang sifatnya “tidak wajib”. Namun tambahan apapun yang mereka berikan, tidak akan keluar dari pernyataan di bawah ini:
اَنْکَحْتُكَ وَ زَوَّجْتُكَ مَخْطُوْبَتَكَ …. بِنْتِ …. عَلَی الْمَهْرِ ….
(Ankahtuka wa Zawwajtuka Makhtubataka …. Binti …. alal Mahri ….)
Artinya:
“Aku nikahkan engkau, dan aku kawinkan engkau dengan pinanganmu …. puteri ….. dengan mahar …..”
Itu jika yang mengakadkan orang lain; bukan ayah mempelai perempuan. Namun ayahnya langsung yang menikahkan maka setelah kata “pinanganmu” (مخطوبتك) bisa ditambah dengan dengan kata “puteriku” (بنتي) sehingga menjadi:
اَنْکَحْتُكَ وَ زَوَّجْتُكَ مَخْطُوْبَتَكَ بِنْتِيْ …. عَلَی الْمَهْرِ ….
(Ankahtuka wa Zawwajtuka Makhtubataka Binti …. alal Mahri ….)
Artinya:
“Aku nikahkan engkau, dan aku kawinkan engkau dengan pinanganmu puteriku ….. dengan mahar …..”
Siapapun yang menikahkan, baik ayah mempelai wanita maupun orang lain, maka jawabannya adalah:
قَبِلْتُ نِکَاحَهَا وَ تَزْوِيْجَهَا عَلَي الْمَهْرِ الْمَذْکُوْرِ وَ رَِضِْیتُ بِهِ وَ اللهُ وَلِيُّ التَّوْفِیْقِ
(Qobiltu Nikahaha wa Tazwijaha alal Mahril Madzkuur wa Radhiitu bihi, Wallahu Waliyut Taufiq)
Artinya:
“Aku terima pernikahan dan perkawinannya dengan mahar yang telah disebutkan, dan aku rela dengan hal itu. Dan semoga Allah selalu memberikan anugerah”
Nah, itu dia kalimat-kalimatnya.. Siapapun calon gw *lebay* pelajarilah dengan baik, hafalkan dengan benar ya!
Okee, see you when I see you :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar